Mantan guru prasekolah berusia 88 tahun ini kini menjadi asisten bagi mantan muridnya sendiri yang telah tumbuh dewasa menjadi seorang guru taman kanak-kanak.
Pak Dirman, guru Seni Rupa di Sidoarjo, menjual sketsa murah untuk siswa. Tujuannya, mengurangi penggunaan handphone dan mendukung bakat menggambar anak-anak.
Santri AJ (16) dianiaya di Ponpes Ma'had Imam Asy-Syafi'i Sidrap, Sulsel. Pelaku diduga oknum guru AD (21) dan R, anak mantan pimpinan ponpes tersebut.
Penelitian di Indonesia dan luar negeri menunjukkan pola yang sama: kesejahteraan guru bukan pelengkap sistem pendidikan, melainkan fondasi kualitas pendidikan.
Guru seni non-ASN, Pak Dirman, menjual sketsa Rp 1.000 untuk 3 lembar di Sidoarjo. Tujuannya, mengurangi waktu anak bermain gadget dan mendukung bakat mereka.