Virus Hanta menyebar terutama melalui hewan pengerat. Penularannya saat seseorang bersentuhan dengan air liur, urine, atau kotoran tikus yang telah terinfeksi.
Puan Maharani menyoroti fenomena ditemukannya sejumlah kasus virus Hanta tipe Haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) di beberapa wilayah di Indonesia.
Delapan kasus terkonfirmasi virus hanta tipe Haemorrhagic fever with renal syndrome melalui surveilans ditemukan di sejumlah provinsi. Salah satunya di NTT.