Militer AS mulai menghadapi kekurangan persediaan rudal utama, termasuk rudal Tomahawk dan rudal pencegat SM-3, saat serangan terhadap Iran terus berlanjut.
Garda Revolusi Iran menembakkan rentetan rudal ke wilayah Israe dan pangkalan-pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Kuwait, Yordania dan Bahrain.