"Kita memang memerlukan proyek baru di lapangan, proyek baru terbarukan untuk efisiensi, dan untuk apa yang kita sebut energi baru seperti nuklir," kata Yudo.
Pelita Air menjadi maskapai Indonesia pertama yang mendukung penerbangan hijau atau net zero emission. Mereka menjadi bagian dalam ekosistem bursa karbon.