Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke Teluk Lampung dengan ketinggian 7.000 kaki. Masyarakat diimbau waspada dan mengikuti informasi resmi.
Gunung Anak Krakatau erupsi pada 9 September 2026, terekam selama 28 detik dengan amplitudo maksimum 51 mm. PVMBG imbau masyarakat menjauhi area berbahaya.
Rombongan lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kapal disebut dalam kondisi layak, pencarian terus dilakukan oleh Basarnas.
Gunung Anak Krakatau erupsi pada 9 September 2026, dengan durasi 28 detik dan amplitudo maksimum 51 mm. Masyarakat diimbau menjauhi area 3 km dari kawah.
Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada lebih dari 75 ribu penumpang. Sejumlah layanan gratis disediakan.