Harga kedelai di Sumedang naik Rp2.000/kg akibat konflik internasional. Penjualan turun 10%, berdampak pada harga pangan olahan seperti tempe dan tahu.
Johan Rosihan ingatkan pemerintah untuk tidak mengelola pangan secara biasa di tengah ketegangan global. Ia sarankan langkah strategis untuk ketahanan pangan.
Perajin tempe Sanan, Malang, menghadapi kenaikan harga kedelai dengan mengecilkan ukuran produk. Strategi ini menjaga harga tetap stabil dan penjualan terjaga.
Konflik geopolitik berdampak pada produsen tempe di Surabaya. Kenaikan harga kedelai impor memaksa mereka berinovasi untuk bertahan di tengah ketidakpastian.