Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyebut 'Raja Jawa' di Munas, yang kemudian direspon Megawati. Istana memilih tidak berspekulasi tentang sosok tersebut.
Putu Alit Yandinata mengundurkan diri dari PDIP dan bergabung dengan Gerindra untuk maju di Pilkada Badung 2024. Ia mengembalikan KTA PDIP sebagai tanda resmi.