Gubernur NTB Iqbal menjelaskan kenaikan anggaran bansos menjadi Rp 40 miliar, fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui transfer aset produktif untuk 5.162 KK.
Kementerian Perumahan RI bekerja sama dengan China untuk membangun rusun. Fokus pada MBR dan lokasi strategis, dengan dukungan perizinan dari pemerintah.