Ahmed, usia 3 tahun, awalnya kehilangan ayah, ibu dan saudara-saudara kandungnya. Di tempat pengungsian, dia selamat dari kematian, tapi kehilangan dua kakinya.
Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Sunan Bonang, Saptorenggo, Pakis, Kabupaten Malang. Pesan di kaca rias menguatkan dugaan mereka bunuh diri.