Meski mengidap tunanetra, Kakek Sarono tetap berjuang mencari nafkah sebagai pemecah batu. Ia dan istri juga berbaik hati mengurus beberapa anak yatim.
Pemilik ruko bersama karyawan memprotes pembongkaran ruko yang memakan badan jalan di Pluit. Satpol PP DKI menyebut protes itu bukan ditujukan untuk aparat.