Dua mahasiswa Indonesia lolos jadi jadi finalis kompetisi edukasi sains dan teknologi International Atomic Energy Agency (IAEA/Badan Energi Atom Internasional).
Seorang wanita bernama Aishah Zaman mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari bosnya di sebuah toko tekstil yang membuatnya menang tuntutan Rp 353 juta.