Sempitnya segmentasi konsumen ini membuat jumlah penjualan motor listrik bersubsidi masih sangat rendah jika dibandingkan dengan mobil listrik subsidi.
Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) untuk berkontribusi pada dana abadi yang berasal dari wakaf untuk pengembangan kampus.
Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Ketua Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia Moeldoko heran motor listrik masih sepi pembeli meski sudah disubsidi.