Pemda DIY menyebut banyak warga protes soal data pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat (desil) dari pemerintah pusat yang banyak mengalami perubahan.
Video rekayasa itu menampilkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X seolah menyampaikan agar pembayaran suatu barang dilakukan sebelum barang itu dikirim.