Fauzan Fahmi (43) membunuh teman dekatnya, wanita SH (40), yang jasadnya ditemukan tanpa kepala. Fauzan membuang badan dan kepala korban di dua tempat.
Di Desa Pawidean, Wahidin, penyandang tunawicara dan tunarungu, menjalani hidup penuh makna sebagai pemilik bengkel tambal ban. Ketekunan menjadi kunci.
Aldo, remaja 16 tahun, bertransformasi dari pekerja las menjadi siswa di SRT 5 Ponorogo. Ia bertekad memperbaiki masa depan dan meraih cita-cita di Jepang.