Gelombang panas yang melanda Eropa tak hanya memicu krisis kesehatan dan gangguan aktivitas, tetapi juga mendongkrak penjualan pendingin ruangan buatan Asia.
Konflik geopolitik yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir membuat turis enggan liburan. Pemesanan penerbangan antara AS dan Eropa mengalami penurunan.
Gelombang panas masih menyelimuti sejumlah negara di Eropa pada musim panas 2026. Kini mengakibatkan ancaman kebakaran dan mengganggu aktivitas wisata.