Sudah ada 206 anak dilaporkan mengalami gagal ginjal akut misterius, 99 anak diantaranya meninggal dunia. Kemenkes kini setop sementara penggunaan obat sirup.
Laporan 206 anak gagal ginjal akut misterius dikhawatirkan berkaitan dengan penggunaan obat. Bagaimana jika ada gejala setelah minum obat? Ini saran BPOM RI.
Wamenkes RI dr Dante Saksono Harbuwono menyebut 15 obat sirup yang diuji mengandung etilen glikol. Namun demikian, hingga kini nama-nama obat belum diungkap.
Ada 3 produk obat sirup tercemar etilen glikol dan dietilen glikol. BPOM menegaskan setiap perusahaan farmasi bertanggung jawab dalam pengujian cemaran obat.
BPOM mengungkap hasil pengujian terhadap 102 obat sirup yang digunakan pasien gagal ginjal akut misterius. Hasilnya 30 produk dinyatakan aman dari etilen glikol
Hingga kini tercatat 3 produk obat sirup mengandung etilen glikol (EG) melebihi ambang batas, diduga menjadi pemicu gangguan ginjal misterius. BPOM kebobolan?
BPOM mengungkap 133 obat yang aman dari risiko cemaran EG dan DEG. Terkait edaran sebelumnya, Kemenkes kini memperbolehkan lagi obat sirup yang dinyatakan aman.
Polsek Cisaat Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke toko-toko obat di Kabupaten Sukabumi. Polisi menemukan masih ada obat yang dilarang pemerintah.