Promotor Indonesia keluhkan tingginya biaya sewa venue konser dibandingkan negara tetangga. Mereka minta dukungan pemerintah demi infrastruktur yang lebih baik.
Pandji Pragiwaksono menghentikan pertunjukan "Mens Rea" setelah kontroversi. Ia berkomitmen untuk terus berkarya dengan judul baru dan tema sosial-politik.