Aksi demonstrasi yang ricuh menyebabkan kerugian ratusan miliar rupiah bagi negara. Kerusakan fasilitas umum dan dampak pada pelayanan publik menjadi sorotan.
Sejumlah gerbang tol (GT) dalam ruas Tol Dalam Kota Jakarta rusak berat akibat dibakar massa saat aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat (30/8/2025).
MUI menanggapi demonstrasi di Indonesia, menyerukan penghentian penjarahan dan anarkisme. Menurutnya aspirasi harus disampaikan dengan bijak dan damai.
Kebakaran di Gedung Grahadi Surabaya pada 30 Agustus mengakibatkan kerusakan parah. Gedung bersejarah ini menyimpan nilai budaya dan sejarah penting bagi kota.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam mengajak semua pihak menahan diri dan menghentikan penjarahan serta perusakan terhadap fasilitas publik.