Menjalani kehidupan di Sri Lanka seperti pertempuran dan orang-orang menderita. Listrik padam, makan hanya dengan sambal kelapa. Setiap hari ada kesedihan baru.
Di tengah kebangkrutan, Sri Lanka mengirimkan menteri-menterinya ke Qatar dan Rusia dengan harapan memperoleh jalinan kerjasama menyangkut pasokan energi.
Triliunan efisiensi tersebut diperoleh dari program penghematan biaya Rp20 triliun, penghindaran biaya Rp5 triliun dan tambahan pendapatan sekitar Rp7 triliun.
Salah satu kekuatan negara terletak pada rakyatnya yang rajin dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Tetapi, ada juga lho beberapa negara yang terbiasa malas.