Peneliti terorisme dari Uinsa Surabaya berpendapat bahwa bom bunuh diri yang dikaitkan isu pengesahan RKHUP hanya sekadar memanfaatkan momen. Ada motif lain.
Video yang bernarasi seorang warga ditodong pistol di daerah Langkat viral. Pelaku penodongan ternyata sopir dari Kapolsek Pangkalan Brandan bernama Hendrik.