BPS melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 1,27 miliar pada Februari 2026, mencatat 70 bulan berturut-turut. Surplus didorong oleh sektor nonmigas.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi penerimaan pajak dan cukai tidak mencapai target hingga 2026, meski ada pertumbuhan dibanding tahun lalu
S&P Global Ratings mengafirmasi peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil, mencerminkan kepercayaan terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.
Menkeu Purbaya merespons terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tembus level Rp 17.400. Menurutnya, hal itu menjadi ranah BI untuk menjelaskan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ruang fiskal Indonesia kuat berkat peningkatan penerimaan pajak 30%. APBN dikelola efektif untuk masyarakat.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyambut baik keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang.