Starbucks buka suara terkait tudingan pro Israel hingga ramai seruan boikot. Manajemen mengaku tidak memberikan bantuan finansial dengan cara apapun ke Israel.
Starbucks salah satu produk yang diserukan untuk diboikot karena dituding pro Israel yang sedang terus gempur Jalur Gaza, Palestina. Manajemen pun buka suara.