Prajurit TNI diduga melakukan tindakan berlebihan di tragedi Kanjuruhan. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji akan memproses anak buahnya itu.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut tindakan anak buahnya yang viral menendang suporter di Kanjuruhan adalah pidana. Ia berjanji akan memprosesnya.