Mendagri Tito Karnavian menjelaskan tingginya simpanan Pemda di bank, mencapai Rp 233 triliun. Lambatnya realisasi pendapatan dan belanja jadi penyebab utama.
Realisasi belanja APBD hingga kuartal III-2025 lambat, dengan simpanan dana daerah mencapai Rp 234 triliun. Menteri Keuangan minta percepatan eksekusi.
Provinsi Jawa Timur dan Bojonegoro memiliki simpanan dana daerah tertinggi, mencapai Rp 234 triliun. Realisasi belanja APBD lambat, perlu percepatan eksekusi.
Kabupaten Mojokerto mengelola dana desa Rp 294,5 miliar dan BK Rp 113,5 miliar. Fokus pada transparansi dan pencegahan korupsi dalam pembangunan infrastruktur.
Jawa Timur memiliki simpanan dana daerah tertinggi di perbankan, mencapai Rp 6,2 triliun. Realisasi belanja APBD lambat, namun kinerja anggaran sudah baik.