Banggar DPR RI menyetujui prognosis semester II dan outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sampai akhir tahun yang disampaikan pemerintah.
Menkeu Sri Mulyani menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 menjadi 4,7-5%. Proyeksi ini turun dibandingkan asumsi sebelumnya di level 5,2%.
Wamendagri Bima Arya rnekankan pentingnya pemda memahami potensi wilayah untuk dukung pertumbuhan ekonomi nasional 8%. Identifikasi potensi daerah jadi kunci.