Menurut perhitungan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo kemungkinan tambahan utang yang dilakukan ke CDB mencapai US$ 550 juta atau Rp 8,5 triliun.
PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) bakal menambah utang kepada China Development Bank (CDB) untuk menambal sebagian bengkak biaya proyek kereta cepat.