Pemerintah Aceh Tamiang perpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari. Penanganan lumpur dan pengungsi masih menjadi prioritas.
PLN mengklaim kerusakan listrik akibat banjir di Aceh lebih parah dari tsunami 2004, dengan 442 titik rusak. Proses pemulihan masih berlangsung di 8 kabupaten.