Geopolitik Iran melibatkan Selat Hormuz dan program nuklir. Penutupan selat dapat memicu krisis energi global, berdampak pada Indonesia dan harga minyak.
Trump klaim telah membuka Selat Hormuz secara permanen, dengan dukungan China untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Namun, situasi ini masih belum jelas.
Satu kapal milik PT Pertamina Gamsunoro sudah berhasil keluar dari Selat Hormuz. Sementara untuk kapal Pertamina Pride masih berada di kawasan Teluk Arab.
Perundingan AS dan Iran dijadwalkan dimulai di Swiss, meskipun militer Iran menyatakan kembali menutup Selat Hormuz akibat serangan Israel di Lebanon selatan.