Kondisi Gunung Anak Krakatau mereda. Kini hanya tersisa aktivitas kegempaan dan asap putih sisa erupsi. Dari sisa aktivitas itu, muncul fenomena 'telor ceplok.
Kawasan wisata Gunung Bromo dibuka kembali mulai 19 September 2026. Wisatawan diimbau menjaga kelestarian dan mematuhi arahan petugas selama berkunjung.
Anak Krakatau tidak tumbuh secara simetris sejak awal kemunculannya. Pola pertumbuhan selama hampir 100 tahun itu menjadi petunjuk penting bagi ilmuwan.