Gempa terbesar melanda Myanmar, menewaskan lebih dari 2.000 orang dan melukai ribuan lainnya. Bantuan terhambat oleh pemadaman listrik dan kerusakan komunikasi.
Wahidah beralih dari bisnis tanaman hias ke kos-kosan di Bali setelah biaya sewa tanah meningkat. Kini, ia memiliki tiga kamar kos dan rumah kontrakan.
Warga Gorontalo keluhkan jembatan ambruk yang belum diperbaiki setahun setelah banjir. Akses utama dua desa terputus, warga terpaksa menyeberangi sungai.
Warga Desa Wates, Slahung, Ponorogo terpaksa menyeberangi sungai untuk menggotong keranda jenazah. Pemilik tanah menolak lahannya dilintasi pengantar jenazah.