Guru ngaji di Banyuwangi tega mencabulai sejumlah muridnya yang masih anak. Kasus ini terungkap berkat riwayat pencarian mencurigakan di ponsel korban.
Pembobolan brankas Universitas KH Abdul Chalim di Mojokerto senilai Rp 870 juta dilakukan tanpa melibatkan ordal, menggunakan Google untuk memetakan lokasi.