Kerja sama dagang Indonesia-AS memicu kekhawatiran soal transfer data pribadi WNI. Akademisi menekankan pentingnya perlindungan kedaulatan data nasional.
"Saya salah data? Mungkin cara lihat datanya beda, kan hitung-hitungan kan kadang-kadang kalau dari praktek sama akuntan kan kadang-kadang beda," tambahnya.
Polisi menangkap WFT, hacker 'Bjorka' asal Minahasa, yang menjual data ilegal di dark web. Ia mengaku meraup puluhan juta untuk kebutuhan hidup keluarga.