BMKG mengungkap potensi karhutla dengan 5.090 titik api akibat musim kemarau. Puncak risiko terjadi Agustus-September 2026, terutama di Riau dan Kalimantan.
BMKG mengungkap El Nino kuat berpotensi meningkat. Musim kemarau 2026 diprediksi tidak sekering 1997-2015, namun potensi karhutla tetap perlu diwaspadai.