Banjir bandang dan longsor di Sibolga-Tapteng memutus jaringan telekomunikasi, membuat perantau panik mencari kabar keluarga. Banyak yang terjebak dan terluka.
"Kami meng-update situasi kalau ekonomi. Tentu kami update mengenai perkembangan perekonomian indikator secara makro baik, secara mikro," sebut Airlangga.