Kondisi Amirul Korban Tendangan Kungfu di Liga 4 DIY

Kondisi Amirul Korban Tendangan Kungfu di Liga 4 DIY

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 08 Jan 2026 17:56 WIB
Kondisi Amirul Korban Tendangan Kungfu di Liga 4 DIY
Jumpa pers Asprov PSSI DIY di Gondokusuman, Kota Jogja, Kamis (8/1/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY buka suara terkait kondisi terkini pemain UAD FC, Amirul, yang ditendang kepalanya oleh pemain Kafi Jogja, Dwi Pilihanto di Liga 4 DIY. Begini kondisinya.

Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar Senoaji, memastikan tak ada cedera serius yang dialami Amirul pascainsiden tersebut. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan kedua klub, baik UAD FC maupun Kafi Jogja, sejak insiden terjadi di lapangan.

"Yang pertama, Asprov PSSI DIY selalu melakukan komunikasi intens, tidak hanya kepada pemain UAD FC, tapi juga kepada pemain Kafi dan manajemen kedua klub. Setelah kejadian, pemain tersebut tidak membutuhkan perawatan medis dan masih bisa melanjutkan pertandingan," ujar Wendy saat jumpa pers di Gondokusuman, Kota Jogja, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wendy menyebut, tim medis tetap melakukan pemeriksaan lanjutan setelah pertandingan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada luka serius secara kasat mata, meskipun Amirul mengeluhkan rasa nyeri saat bagian rahangnya disentuh.

ADVERTISEMENT

"Setelah pertandingan, tim medis memastikan kembali kondisi Mas Amirul. Saat dicek secara kasat mata tidak ditemukan luka serius, hanya terasa sakit saat memegang rahang. Namun kami tetap melakukan komunikasi intens dan malam harinya dilakukan rontgen," jelasnya.

Hasil rontgen juga menunjukkan kondisi Amirul yang cukup baik. Kendati demikian, pihak UAD FC masih terus melakukan pemantauan.

"Alhamdulillah hasil rontgen dinyatakan baik. Mudah-mudahan ke depannya juga diikuti dengan kesembuhan Mas Amirul. Jika dalam tujuh hari kondisinya tidak membaik, akan dilakukan CT scan lanjutan," tambah Wendy.

Wendy juga mengapresiasi sikap Kafi Jogja yang menunjukkan iktikad baik pascakejadian. Manajemen dan pemain Kafi Jogja disebut langsung menemui pihak UAD FC untuk bersilaturahmi dan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Dari pihak Kafi juga ada itikad baik. Setelah pertandingan mereka langsung bertemu untuk silaturahmi dan bertanggung jawab. Sampai kemarin komunikasi dengan manajemen UAD juga masih berjalan intens," katanya.




(afn/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads