Sistem kesehatan di Gaza berada dalam kondisi 'katastrofik'. Rumah sakit kewalahan, persediaan obat menipis, dan ancaman penyakit baru terus bermunculan.
Organisasi Al-Majd Europe mengklaim bantu warga Palestina bermigrasi ke negara ketiga. Pegiat HAM mengendus adanya pemindahan sistematis warga Palestina.
Persatuan ulama dunia (IUMS) seru seluruh umat Islam, pemimpin dunia, hingga PBB untuk membantu mengatasi krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza.
Ribuan warga Palestina memadati truk bantuan di Gaza Selatan di tengah krisis kelaparan yang semakin parah akibat pembatasan pengiriman bantuan oleh Israel.
Kepala WHO, Tedros, mendesak Israel hentikan kelaparan di Gaza yang telah merenggut 370 nyawa. Ia sebut ini kejahatan perang yang tak bisa ditoleransi.