Presiden Prabowo menanggapi melemahnya rupiah hingga Rp 17.500. Pengamat ekonomi menekankan dampak impor dan perlunya deregulasi untuk memperbaiki kondisi.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penyebab pelemahan rupiah, termasuk aliran modal asing dan kebutuhan valas. BI berkomitmen stabilkan nilai tukar.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Paman Sam berada di level Rp 17.100-an pagi ini.