Ketika didiagnosa kanker rahim, ia menduga paparan phthalates, endocrine, dan bahan kimia lain yang ditemukan dari produk L'Oreal tersebut adalah pemicunya.
Seorang dosen peneliti dari Fakultas Farmasi Unhas meraih penghargaan dari UNESCO atas temuan alternatif pengobatan kanker paru-paru yang ramah pasien.