Korban ledakan SMAN 72, Lukman, menulis pesan meminta polisi mengusut tuntas kasusnya. Ayahnya berharap pengusutan terbuka untuk memberi semangat ke anaknya.
Korban ledakan SMAN 72 Jakarta berinisial LH (16) akan menjalani operasi keduanya sore ini. Korban mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuh.
Repan, remaja Baduy Dalam, dibegal dan ditolak rumah sakit di Jakarta karena tidak memiliki KTP dan BPJS. Kasus ini menyoroti akses kesehatan masyarakat adat.