Banyuwangi bersolek mempersiapkan pariwisata masa berbasis budaya. Tujuannya sebagai daya tarik bagi turis asing yang masuk ke Bali melanjutkan ke Banyuwangi.
Daya tarik seseorang lebih dari sekadar penampilan. Kebiasaan baik, kontak mata, humor, dan merawat diri berperan penting dalam meningkatkan daya tarik.
Jika masyarakat Jawa mengenal caping dan masyarakat Sunda memiliki dudukuy, masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan punya penutup kepala khas disebut tanggui.