Ambulans Relawan Bonek Dirusak Saat Anniversary Persebaya

Ambulans Relawan Bonek Dirusak Saat Anniversary Persebaya

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 18 Jun 2026 20:15 WIB
Penampakan spion ambulans Bonek yang dirusak saat Anyversary Persebaya
Penampakan spion ambulans Bonek yang dirusak saat Anniversary Persebaya (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Ambulans milik Bonek Disaster Response Team (BDRT) 27 diduga dirusak oleh orang tak dikenal saat konvoi Anniversary Persebaya ke-99 pada Kamis (18/6) dini hari. Akibatnya beberapa bagian ambulans mengalami kerusakan.

Ketua Umum BDRT 27 Agus Krisvianto mengatakan peristiwa itu terjadi saat tim ambulans hendak menjemput pasien warga Sambiarum, Kecamatan Sambikerep menuju kawasan Manukan Kulon.

Saat melintas di Jalan Joyoboyo menuju Jalan Diponegoro, kondisi lalu lintas disebut sangat padat oleh konvoi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu penjemputan tim ambulans kami itu melewati Jalan Joyoboyo. Saya kira arus Joyoboyo sampai Diponegoro itu lancar, normal dan kondusif. Ternyata enggak sesuai dengan realita yang saya pikirkan. Ternyata di situ crowded banget," kata Vian kepada detikJatim, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Di kawasan Jalan Diponegoro, tepatnya di salah satu gerai restoran mie, ia mengaku telah menyalakan sirene dan membunyikan klakson agar diberi jalan. Namun, menurutnya, beberapa orang yang berada di depan ambulans justru tidak terima.

"Kondisi sirene mobil ambulans itu sudah nyala, terus sudah saya klakson juga. Saya bilang, 'Mas, minta tolong minggir dulu. Saya ini mau jemput pasien di rumah duka'," ujarnya.

Meski sudah meminta secara baik-baik, Via menyebut orang tersebut justru menunjukkan sikap arogan. Tak lama kemudian, orang itu bersama sejumlah temannya menyerang ambulans. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

"Selang beberapa meter dari situ dia lari ke saya dan nonjok pintu kaca bagian depan sopir sama bagian belakang. Ada beberapa temannya saya lihat itu dia enggak pakai baju. Itu temannya satu enggak pakai baju dan celananya dia memakai celana jins warna biru," ungkapnya.

Akibat kejadian itu, ambulans mengalami kerusakan pada spion kiri, bodi kendaraan tergores, hingga bumper depan rusak.

"Spion sebelah kiri ditarik-tarik, terus diberet juga. Bumper depan juga ditarik. Efeknya kerusakan secara fatal menurut saya dan enggak bisa ditoleransi," tegasnya.

Vian sendiri mengaku tidak mengetahui para pelaku. Namun ia menyebut pelaku berjumlah sekitar empat hingga lima orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan tersebut.

Vian menduga para pelaku bertindak secara emosional. Namun, ia belum bisa memastikan penyebab pasti kondisi tersebut mereka hingga emosional dan merusak ambulans.

"(Pemicunya) mungkin karena emosi ya, efek alkohol ataupun obat terlarang saya juga kurang tahu," ujarnya.

Menurutnya, para peserta konvoi seharusnya memberikan prioritas kepada ambulans yang sedang bertugas.

"Seharusnya mereka ini kalau sudah tahu ambulans Bonek itu harusnya dia membuka akses buat pengguna jalan yang lain. Jangan di tengah-tengah jalan kayak gitu. Itu kan mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang lain juga," tambahnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads