Seorang pria bernama Jaka Malau tewas dikeroyok enam anggota ormas di Pematangsiantar. Kasus ini diduga akibat salah sasaran terkait perselisihan harga tato.
Wamensesneg Juri memastikan karyawan Hotel Sultan yang terdampak eksekusi tidak perlu khawatir. Pemerintah akan mendata dan memperhatikan nasib mereka.