Sidang kasus korupsi DJKA Kementerian Perhubungan di Medan kembali digelar. Saksi menyebut nama Ketua Partai Demokrat Sumut, Lokot Nasution, dalam sidang.
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengaku mengalami kerugian dari proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh sekitar Rp 1,7 triliun sampai Rp 1,8 triliun.
PT WIKA mendukung pembangunan infrastruktur proyek Jalan Tol Ancol Timur-Pluit. Proyek ini diharapkan mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas Jakut.