Dua mahasiswa berinisial P (25) dan YA (25) ditetapkan sebagai tersangka usai kedapatan bawa bom molotov saat demo berujung ricuh di depan kantor DPRD Sulbar.
Pasar murah digelar di 17 polsek di wilayah Polres Pasuruan. Beras SPHP Bulog dijual Rp60.000 per 5 kg. Masyarakat antusias membeli beras di bawah pasaran ini.
Polisi selidiki grup WhatsApp yang menghasut aksi ricuh di Jakarta. Tersangka RAP terlibat dalam penyebaran tutorial pembuatan bom molotov dan ajakan anarkis.