Kontroversi bermula dari unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu Paskah, yang berisi peringatan kepada Iran terkait Selat Hormuz.
Lebih dari sebulan konflik, operasi militer AS ke Iran juga menyisakan dampak kesehatan pasukan. Bahkan, pola makan atau konsumsi mereka juga menjadi sorotan.