Gempa M 5,2 guncang tenggara Malang, Jawa Timur, pada 14 September 2026. Tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau waspada terhadap gempa susulan.
Relawan gempa Flores, Gregorius Agung Setyonugroho, meninggal saat tugas. Ia aktif berdiskusi sebelum terjatuh. IAI menghormati proses pemeriksaan medis.