Kolom ini membahas polarisasi politik dalam Pilpres Indonesia 2014 dan 2019, serta usulan sistem pemungutan suara berbasis prioritas untuk meredam perpecahan.
Desain sistem pemilu penting untuk dirumuskan untuk memberdayakan pemilih, menjauhkan dari politik uang dan menguatkan fungsi kelembagaan partai politik.
Dengan mempertimbangkan prinsip normatif dan temuan empiris tersebut, maka alasan transformasi perilaku memilih konsisten dengan langkah revisi UU Pemilu.
Aufaa Luqmana Re A menggugat Jokowi dan Ma'aruf Amin soal wanprestasi mobil Esemka dan menuntut ganti rugi Rp 300 juta. Dia adik penggugat batas usia capres.