Sebuah video yang menunjukkan Trump didoakan 20 pendeta di Ruang Oval Gedung Putih menjadi viral di media sosial saat AS, bersama Israel, terus menggempur Iran.
Sejumlah pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom 2.000 pon terhadap fasilitas bawah tanah Iran, yang menjadi tempat penyimpanan peluncur rudal.