Indonesia dan Inggris membentuk kelompok kerja pembiayaan iklim. Pembentukan ini guna memobilisasi pendanaan untuk mendukung agenda keuangan berkelanjutan.
Warga Kaltim soroti pengadaan mobil dinas Gubernur senilai Rp 8,5 miliar. Mereka mempertanyakan urgensi dan prioritas alokasi dana di tengah efisiensi anggaran.