Sadar kondisi ekonomi orang tuanya morat-marit, Suparlan memutuskan langsung bekerja di bengkel kayu jati begitu lulus dari SMP 1 Jepon - Blora pada 1994.
Fenomena anak-anak pegang handphone untuk main atau nonton saja masih menimbulkan pro dan kontra. Kini ditambah lagi dengan anak-anak bermain sosial media. Duh!